AMBON.MASSADANEWS – Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, secara resmi membuka kegiatan sosial bertajuk “BAMAG-LKKI Peduli Ambon Bersih-bersih” yang digelar oleh Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) dan Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (LKKI) Provinsi Maluku serta Kota Ambon.
Acara yang berlangsung di Pattimura Park pada hari Sabtu pagi, 11 April 2026, pukul 05.30 WIT ini diikuti oleh 322 orang yang merupakan utusan dari 45 gereja di Kota Ambon.
Turut hadir mendampingi Walikota antara lain jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Ambon, Ketua BAMAG-LKKI Provinsi Maluku Pdt. Stephen Theorupun, Sekretaris BAMAG Provinsi Maluku Pdt. Gilbert Baker, Ketua BAMAG-LKKI Kota Ambon Pdt. Chris Latuperissa, Sekretaris BAMAG-LKKI Pdt. Orbrin Sumanpouw, serta para pendeta dan jemaat.
Dalam sambutannya, Walikota Bodewin terlihat antusias dan memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif masyarakat. Ia membuka sambutan dengan rasa syukur karena seluruh peserta dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk melakukan kegiatan positif demi kebaikan kota tercinta.
Dalam Sambutan Walikota Bodewin Wattimena menegaskan
“Pagi ini ‘katong’ (kita) bersyukur kepada Tuhan, karena kita bisa bangun pagi, dijaga,disertai dan dilindungi sepanjang malam, hingga bisa hadir di Pattimura Park ini dalam keadaan lengkap dan sehat. Kita bersyukur juga karena Tuhan memberikan hati yang bijaksana untuk berkumpul dalam rangka kegiatan ‘BAMAG-LKKI Peduli Ambon Bersih – Bersih’, Launching Koas BAMAG serta pemeriksaan kesehatan gratis .”
“Saudara sekalian, hampir semua kota besar di Indonesia dan bahkan di dunia ini pasti menghadapi masalah yang sama, yaitu persoalan sampah. Di Ambon, masalah ini terus ada karena aktivitas kota yang bertumbuh, konsumsi masyarakat meningkat, dan jumlah penduduk juga bertambah. Semua faktor ini pasti menghasilkan sampah.”
“Pemerintah Kota terus berupaya meningkatkan kapasitas pengelolaan. Kami terus menata sarana prasarana, memperbaiki tempat pembuangan, menyediakan TPS, dan meningkatkan sumber daya manusia. Pengelolaan sampah ini menjadi prioritas utama dalam visi kami selama lima tahun ke depan bersama Wakil Walikota Ely Toisuita.”
“Namun, infrastruktur saja tidak cukup. Kami butuh partisipasi masyarakat. Sering kita lihat di media sosial, banyak yang menyalahkan pemerintah. Tapi sekarang tidak lagi, masyarakat sekarang mulai sadar saatnya dan bertanya pada diri sendiri, sudahkah mereka berkomitmen membuang sampah pada tempatnya? Kalau pemerintah bekerja maksimal dan masyarakat juga peduli, saya yakin masalah ini bisa teratasi.”
Bahkan “Tahun ini, Pemkot telah membangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu. Jadi kedepannya sampah tidak hanya dibuang, tapi dikelola, dan yang masuk ke TPA hanya sisanya saja. Ini sejalan dengan Gerakan Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.”
“Kami juga sudah meluncurkan gerakan ‘TAMBAHAN’ atau Ambon Hijau, Asri, Bersih dan Nyaman. Setiap minggu kami galakkan kerja bakti di tingkat kelurahan dan penanaman pohon agar kota ini sejuk dan nyaman ditinggali.”
“Apa yang dilakukan BAMAG-LKKI hari ini adalah contoh yang sangat baik. Bukan soal besar atau kecilnya kegiatan, tapi soal niat dan kebersamaan untuk menjaga kota ini tetap bersih dan indah. Terima kasih Kepada BAMAG- LKKI dan telah menjadi contoh dan mari kita jaga Ambon bersama-sama,” tegas Bodewin.(MSD).












