Berita  

Gembleng 247 Personel, Wali Kota Bodewin: Damkar Ambon Harus Punya Standar Profesional Setara Nasional

Oplus_131072

AMBON.MASSADANEWS – Upaya memperkokoh layanan keselamatan masyarakat terus digalakkan Pemerintah Kota Ambon. Sebanyak 247 anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kini mengikuti pelatihan kualifikasi tingkat I, yang secara resmi dibuka Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Ambon, Jumat (10/7/2026).

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen daerah mencetak petugas yang andal, sigap, dan berkompeten sesuai standar nasional—meski di tengah keterbatasan anggaran daerah. Turut hadir perwakilan Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri Grets Meirandha, jajaran Komisi III DPRD Kota Ambon, Kepala Dinas Damkar Ambon, pimpinan BPPP Ambon, instruktur dari DKI Jakarta, tokoh agama, serta seluruh peserta pelatihan.

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan peningkatan kualitas aparatur adalah prioritas utama demi layanan publik yang lebih baik. “Pelatihan ini bukan sekadar formalitas demi sertifikat. Ini momen nyata untuk mengasah kemampuan, memperkuat karakter, dan membangun sikap kerja yang profesional, sehingga setiap petugas membawa nilai tambah saat bertugas,” ujarnya.

Ia pun memuji responsivitas tim Damkar yang makin cepat bergerak saat menerima laporan warga—termasuk lewat layanan Call Center 112—baik saat memadamkan api maupun operasi penyelamatan lain. Namun Wali Kota mengakui kekurangan sarana, terutama jumlah armada yang belum memenuhi Standar Pelayanan Minimal. “Kami terus berupaya melengkapi kebutuhan ini, salah satunya berkat bantuan hibah satu unit mobil pemadam dari Pemprov DKI Jakarta. Semoga ini memperkuat jangkauan layanan ke seluruh penjuru kota,” harapnya.

Di akhir pesannya, ia mengajak seluruh personel menanamkan semangat “tak pulang sebelum api mereda”, serta mengutamakan dedikasi, keberanian, dan tanggung jawab dalam setiap tugas kemanusiaan.

Sementara itu, Grets Meirandha mewakili Kemendagri memberikan apresiasi khusus kepada Pemkot Ambon yang menjadi pelopor pelatihan kualifikasi pemadam lewat mekanisme pelatihan internal. Langkah ini layak ditiru daerah lain di Maluku demi mengejar pemenuhan standar layanan kebakaran.

Dijelaskan pula bahwa dari sekitar 50.449 petugas pemadam di seluruh Indonesia, baru sekitar 9.674 orang atau 19 persen yang bersertifikat kompetensi. Oleh karena itu, Kemendagri mendorong pengembangan pelatihan lanjutan seperti operator pemadaman, penanganan gawat darurat medis, penyelamatan, hingga penyuluhan keselamatan, serta memperkuat langkah pencegahan kebakaran lewat edukasi masyarakat dan pemeriksaan keamanan bangunan.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Keberhasilan tak hanya diukur dari keahlian teknis, tapi juga kedisiplinan, sikap, dan komitmen kalian selama mengikuti materi maupun praktik di lapangan,” pesan perwakilan Kemendagri kepada para peserta. (MSD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *