AMBON.MASSADANEWS – Di tengah derasnya arus gawai dan dunia maya, tradisi berharga kembali dihidupkan. Lomba Bertutur tingkat SD dan MI se-Kota Ambon resmi dibuka Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta di Hotel Kamari, Senin (20/7/2026). Mengusung tema indah “Lewat Bertutur, Kita Bangkitkan Minat Baca dan Cinta Warisan Budaya”, kegiatan ini menjadi terobosan nyata melestarikan tradisi lisan sekaligus menumbuhkan kegemaran membaca sejak dini.
Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Korneles Moniharapon menjelaskan, kemampuan bercerita tak lepas dari kebiasaan membaca. Oleh karena itu, lomba ini dirancang untuk melatih kepercayaan diri, memperkaya wawasan, serta mempererat kecintaan pada budaya sendiri. “Gerakan literasi tak bisa berjalan sendiri. Kami butuh dukungan penuh sekolah dan orang tua agar kebiasaan baik ini melekat,” ujarnya. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata penerapan aturan nasional tentang pengelolaan perpustakaan untuk membentuk karakter anak. Panitia tahun ini menyediakan piala bergilir serta total hadiah Rp18 juta bagi enam peserta terbaik.
Dalam arahannya, Ely Toisutta menyampaikan keprihatinan mendalam. Data menunjukkan minat baca anak-anak kita baru mencapai 17%, sementara waktu yang dihabiskan untuk media sosial dan tontonan mencapai 96%. Bahkan orang dewasa pun rata-rata membaca kurang dari satu jam sehari.
“Ini tantangan besar bagi kita semua. Di tengah banjir informasi digital, kemampuan membaca dan memahami isi pesan adalah tameng terkuat agar anak-anak tak mudah tersesat,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh sekolah untuk bergerak bersama: menjalin kerja sama erat dengan dinas terkait, serta menargetkan setiap siswa membaca minimal satu buku setiap minggu. “Anak yang cerdas dan berkarakter tak lahir begitu saja. Tanamkanlah nilai budaya dan kebaikan lewat cerita dan bacaan, agar mereka tetap kokoh memegang jati diri di tengah dunia yang berubah cepat,” tutupnya.(MSD).












