Natal Keluarga Besar DPD PDIP Maluku: Refleksi untuk Hadirkan Kegiatan Berbasis Kemanusiaan, Bukan Hanya Kepentingan Politik

Oplus_131072

AMBON.MASSADANNEWS – Keluarga Besar DPD Partai PDI Perjuangan (PDIP) Provinsi Maluku melalui Bidang Keagamaan dan Kepercayaan Tuhan Yang Maha Esa menggelar Perayaan Natal bersama sebagai bentuk untuk menjalin kebersamaan serta merajut tali persaudaraan antara pengurus dan kader. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Ketua DPRD Provinsi Maluku, Karang Panjang Ambon, pada Selasa (6/1/2026) juga diharapkan memberikan semangat bagi partai dalam menjalankan tugas-tugasnya ke depan.

 

“Semoga Tuhan memberkati PDIP dalam setiap agenda politik yang akan dijalankan ke depannya,” ujar Ketua DPD PDIP Maluku sekaligus Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Wattubun, kepada wartawan usai acara.

 

Menurutnya, sejak dilantik menjabat sebagai ketua, ia telah melaksanakan sebanyak 5 kali rapat pleno untuk menegaskan tugas dan tanggung jawab, termasuk mempersiapkan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang akan digelar di Jakarta pada tanggal 13 Januari mendatang. “Setelah Rakernas, teman-teman tidak langsung pulang ke daerah karena akan langsung melaksanakan Rakerda untuk menetapkan program kerja PDIP,” jelasnya.

 

Wattubun menjelaskan bahwa tema Natal tahun ini, “Allah Menyelamatkan Keluarga Kita”, menjadi refleksi dan motivasi bagi PDIP untuk menghadirkan berbagai bentuk kegiatan yang tidak hanya berfokus pada kepentingan politik partai, namun juga pada kepentingan kemanusiaan yang luas. “Menyelamatkan keluarga bukan hanya dalam konteks rumah tangga, melainkan keluarga bangsa Indonesia yang sebagian anggotanya belum merasakan keamanan dan kenyamanan seperti kita,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa kondisi masyarakat yang terkena bencana, penggusuran lahan, pengerukan, intimidasi terhadap hak-hak masyarakat termarginalkan, serta eksploitasi dalam sektor pertambangan menjadi catatan refleksi dari tahun 2025. Hal ini menjadi dasar untuk memantapkan langkah PDIP di tahun 2026 agar lebih mengoptimalkan tugas dan tanggung jawab dengan basis keluarga, seperti yang terwujud dalam perayaan Natal ini yang menghadirkan pengurus, kader, serta keluarga mereka.

 

Pada acara tersebut, PDIP juga membagikan 530 paket bantuan yang melambangkan Hari Ulang Tahun ke-53 PDIP. “Meskipun jumlahnya mungkin tidak sebanyak yang diberikan oleh pihak lain, makna dari angka 530 adalah harapan akan doa dari seluruh kader agar PDIP terus membangun kebersamaan dengan rakyat dan tetap peka terhadap kepentingan mereka,” jelas Wattubun. Hal ini menjadi harapan rakyat yang harus diperjuangkan bersama dalam garis perjuangan partai.

 

Terkait dengan apel bencana, Wattubun menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan setelah Rakerda selesai, dan akan diikuti dengan program penghijauan. “Ada yang merusak, kita harus memperbaiki atau menghijaukan,” pungkasnya.(MASSADA).Natal Keluarga Besar DPD PDIP Maluku: Refleksi untuk Hadirkan Kegiatan Berbasis Kemanusiaan, Bukan Hanya Kepentingan Politik

AMBON.MASSADANNEWS – Keluarga Besar DPD Partai PDI Perjuangan (PDIP) Provinsi Maluku melalui Bidang Keagamaan dan Kepercayaan Tuhan Yang Maha Esa menggelar Perayaan Natal bersama sebagai bentuk untuk menjalin kebersamaan serta merajut tali persaudaraan antara pengurus dan kader. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Ketua DPRD Provinsi Maluku, Karang Panjang Ambon, pada Selasa (6/1/2026) juga diharapkan memberikan semangat bagi partai dalam menjalankan tugas-tugasnya ke depan.

“Semoga Tuhan memberkati PDIP dalam setiap agenda politik yang akan dijalankan ke depannya,” ujar Ketua DPD PDIP Maluku sekaligus Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Wattubun, kepada wartawan usai acara.

Menurutnya, sejak dilantik menjabat sebagai ketua, ia telah melaksanakan sebanyak 5 kali rapat pleno untuk menegaskan tugas dan tanggung jawab, termasuk mempersiapkan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang akan digelar di Jakarta pada tanggal 13 Januari mendatang. “Setelah Rakernas, teman-teman tidak langsung pulang ke daerah karena akan langsung melaksanakan Rakerda untuk menetapkan program kerja PDIP,” jelasnya.

Wattubun menjelaskan bahwa tema Natal tahun ini, “Allah Menyelamatkan Keluarga Kita”, menjadi refleksi dan motivasi bagi PDIP untuk menghadirkan berbagai bentuk kegiatan yang tidak hanya berfokus pada kepentingan politik partai, namun juga pada kepentingan kemanusiaan yang luas. “Menyelamatkan keluarga bukan hanya dalam konteks rumah tangga, melainkan keluarga bangsa Indonesia yang sebagian anggotanya belum merasakan keamanan dan kenyamanan seperti kita,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi masyarakat yang terkena bencana, penggusuran lahan, pengerukan, intimidasi terhadap hak-hak masyarakat termarginalkan, serta eksploitasi dalam sektor pertambangan menjadi catatan refleksi dari tahun 2025. Hal ini menjadi dasar untuk memantapkan langkah PDIP di tahun 2026 agar lebih mengoptimalkan tugas dan tanggung jawab dengan basis keluarga, seperti yang terwujud dalam perayaan Natal ini yang menghadirkan pengurus, kader, serta keluarga mereka.

Pada acara tersebut, PDIP juga membagikan 530 paket bantuan yang melambangkan Hari Ulang Tahun ke-53 PDIP. “Meskipun jumlahnya mungkin tidak sebanyak yang diberikan oleh pihak lain, makna dari angka 530 adalah harapan akan doa dari seluruh kader agar PDIP terus membangun kebersamaan dengan rakyat dan tetap peka terhadap kepentingan mereka,” jelas Wattubun. Hal ini menjadi harapan rakyat yang harus diperjuangkan bersama dalam garis perjuangan partai.

Terkait dengan apel bencana, Wattubun menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan setelah Rakerda selesai, dan akan diikuti dengan program penghijauan. “Ada yang merusak, kita harus memperbaiki atau menghijaukan,” pungkasnya.(MASSADA).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *