Gubernur Maluku Lewerissa Minta Relawan Hentikan Perang Medsos: “Tidak Ada Manfaatnya !”

Oplus_131072

AMBON.MASSADANEWS – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dengan tegas menyerukan penghentian aktivitas di media sosial yang bersifat provokatif dan memecah belah. Pernyataan ini disampaikan Gubernur dalam acara Halal Bihalal DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku bersama para relawan, pada hari Selasa (7/4/2026), di lantai 1 Gedung Islamic Center – Ambon.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Abdullah Vanath, anggota DPRD Provinsi dan Kota Ambon, serta ratusan relawan dan simpatisan.

Dalam sambutannya, Gubernur Lewerissa secara khusus menyoroti fenomena “perang” kata-kata di media sosial di antara para pendukungnya. Ia menyampaikan pesan langsung kepada relawan “Lawamena”, “Fans HL”, “Fans AV”, dan seluruh elemen pendukung.

“Pada kesempatan terbaik Halal Bihalal ini, beta mau bilang kepada teman-teman, baik itu relawan Lawamena, Fans HL, Fans AV, Fans siapa saja. Beta mau bilang par kamong semua, kamong berjuang dari masa-masa awal, seng ada perbedaan. Mana orang HL, mana orang AV, mana orang Lawamena,” tutur Gubernur.

Gubernur mengingatkan kembali perjuangan mereka yang pernah mengalami tekanan demi satu tujuan: memberi kesempatan Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath memimpin daerah ini.

Hentikan Provokasi, Fokus Persatuan

“Oleh karena itu, hentikan semua media sosial yang cara berpikir sosialnya tidak positif dan buruk. Hentikan, stop kamong punya bahasa-bahasa yang provokatif, bahasa saling sindir, saling baku kata, saling balas pantun. Tidak ada manfaatnya,” tegas Gubernur dengan nada serius.

Ia juga mengungkapkan kondisi hubungannya dengan Wakil Gubernur Abdullah Vanath di kantor yang sangat baik dan profesional.

“Kalian tidak tahu, saya dan Abdullah Vanath di kantor biasa saja. Kalau bertemu saling diskusi biasa saja! Meski kadang di luar Pak HL menggunakan kata-kata yang mungkin bisa membuat AV tersinggung, sebaliknya Pak AV menggunakan kata-kata yang bisa membuat Pak HL tersinggung, biasa saja, kan tidak ada yang sempurna antara kita berdua, iya kan?” ujarnya disambut riuh hadirin.

Gubernur Lewerissa mengajak semua pihak, terutama kawan-kawan Partai Gerindra, partai pendukung pasangan HL dan AV, serta para relawan, untuk bersatu.

“Jadi sekali lagi, teman-teman dan kawan Partai Gerindra dan partai pendukung pasangan HL dan AV serta para relawan, mari katong gabung kekuatan hentikan perlawanan di media sosial. Tidak ada manfaatnya dalam situasi seperti ini,” pungkasnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyoroti kondisi dunia dan nasional yang tidak menentu, serta kondisi lokal Maluku yang rentan konflik. Ia menekankan pentingnya mempromosikan perdamaian, persatuan, dan persaudaraan.

“Dari tempat yang baik ini, mari kita promosikan perdamaian, persatuan, persaudaraan. Kiranya Tuhan Yang Mahakuasa senantiasa memberkati kita semua. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tutup Gubernur Lewerissa.(MSD73).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *