AMBON.MASSADANEWS – Pemerintah Kota Ambon terus berusaha mengembangkan potensi generasi muda melalui berbagai program unggulan. Salah satunya adalah Audisi Lasqi Generasi Muda yang diselenggarakan secara bertahap, mulai dari tingkat kecamatan hingga ke tingkat kota. Kegiatan ini bukan sekadar lomba atau pencarian bakat biasa, tapi juga menjadi wadah untuk membentuk akhlak dan memperkuat nilai-nilai keagamaan pada peserta.
Tahap awal audisi digelar di Kantor Negeri Laha untuk wilayah Kecamatan Teluk Ambon dan Kecamatan Baguala. Sebanyak 151 orang peserta mengikuti kegiatan ini. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, hadir langsung membuka acara tersebut. Ia menjelaskan bahwa sistem seleksi berjenjang ini dibuat agar semua anak dan remaja, baik yang tinggal di pusat kota maupun di daerah, punya kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Menurut Wali Kota, sebenarnya banyak sekali bakat bagus di kalangan pemuda, namun seringkali belum memiliki tempat yang tepat untuk berkembang. Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan potensi yang ada dapat ditemukan dan dibimbing dengan baik.
“Setiap anak berhak berkembang. Lewat audisi ini, kami ingin menggali bakat di setiap wilayah, jangan sampai ada yang terpendam hanya karena tidak mendapat kesempatan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan hanya memilih peserta terbaik untuk maju ke babak berikutnya. Lebih dari itu, audisi ini bertujuan mencetak generasi muda yang berkualitas untuk masa depan daerah. Penilaian tidak hanya dilihat dari seberapa bagus penampilan atau kemampuan bernyanyi/berseni saja, tapi lebih mengutamakan sikap, sopan santun, dan semangat untuk berguna bagi orang lain.
“Kemampuan itu penting, tapi karakter jauh lebih utama. Kami ingin anak-anak Ambon tumbuh menjadi pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan saling menghormati. Mereka inilah yang nantinya akan memajukan kota kita,” tambahnya.
Wali Kota juga mengingatkan peserta agar memandang setiap tahapan audisi sebagai proses belajar. Menurutnya, keberhasilan tidak selalu berarti menjadi juara. Yang terpenting adalah pengalaman yang didapat, teman baru yang dikenal, dan rasa percaya diri yang tumbuh.
“Gunakan kesempatan ini untuk belajar. Menjadi juara itu bagus, tapi menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya itu jauh lebih berharga,” pesannya.
Pemerintah Kota Ambon menyatakan akan terus mendukung kegiatan positif bagi pemuda, baik di bidang pendidikan, seni, agama, maupun sosial. Diharapkan dari audisi ini lahir generasi yang tidak hanya berbakat, tapi juga beriman, peduli sesama, dan siap membangun Ambon menjadi kota yang lebih maju.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Wali Kota, Penjabat Sekretaris Kota, Ketua DPRD Kota Ambon, Ketua DPD Lasqi Kota Ambon, Kepala Dinas Kominfo, dua Camat, serta sejumlah tokoh undangan lainnya.(MSM).












