30 Tahun Kudatuli, Wali Kota Bodewin Tegaskan: Demokrasi Terbuka, Tolak Kekerasan dan Pembungkaman Suara Rakyat

Oplus_131072

AMBON.MASSADANEWS – Momen peringatan 30 tahun peristiwa kelam 27 Juli 1996 atau dikenal sebagai Kudatuli menjadi panggung pengingat sejarah yang mendalam. Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena hadir langsung dalam peringatan yang digelar DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku di Pattimura Park, Senin (26/7/2026).

Dalam hadirnya, Bodewin memaknai peristiwa ini bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan sebagai pelajaran berharga untuk senantiasa mengawal dan menjaga demokrasi agar tetap berjalan pada jalur yang benar, serta berpihak pada kebaikan bersama seluruh rakyat.

Ia memberikan apresiasi tulus kepada PDI Perjuangan yang konsisten mengingatkan bangsa atas peristiwa tersebut. Hal ini dinilai bukan sekadar tradisi, melainkan upaya bersama agar demokrasi benar-benar menjadi sarana memperjuangkan aspirasi, bukan sebaliknya menjadi alat penindasan.

“Peristiwa Kudatuli mewariskan pesan tegas: segala bentuk tindakan yang mengekang demokrasi harus kita lawan bersama. Demokrasi yang sejati menolak segala bentuk kekerasan, menolak pembungkaman suara, dan membuka ruang seluas-luasnya bagi semua pihak untuk berperan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya dengan nada mantap.

Bagi pemerintah, lanjut Bodewin, partai politik adalah pilar utama penyangga kehidupan demokrasi. Oleh karena itu, pemerintah hadir sebagai pengayom yang memperlakukan seluruh partai secara adil dan setara, serta mendukung penuh terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab.

Ia berharap peringatan ini menjadi api penyemangat yang tak pernah padam bagi seluruh kader dan simpatisan, untuk terus berjuang dengan landasan demokrasi yang sehat dan beradab.

“Kita berdoa bersama agar peristiwa serupa tak pernah terulang lagi di tanah ini. Setiap langkah yang kita ambil tulus demi kebaikan bangsa, pasti akan senantiasa diberkati Tuhan dan dihargai sepenuhnya oleh rakyat,” pungkasnya menyemangati ribuan peserta yang hadir. (MSD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *