AMBON.MASSADANEWS – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menargetkan setiap desa, negeri, dan kelurahan memiliki setidaknya satu sanggar seni budaya. Langkah ini merupakan strategi untuk menjaga warisan budaya sekaligus mendukung branding Ambon City of Music.
Hal tersebut disampaikan Bodewin dalam acara “Gema Budaya Islami Season II” dan Halal Bihalal Sanggar Al-Muzaffar, sekaligus penyerahan Golden Ticket audisi pada hari Senin malam (20/4/2026) di Gedung Azhari, Al-Fatah Ambon.
Menurutnya, keberadaan sanggar sangat penting untuk melahirkan karya-karya baru. Jika target tercapai, potensi tarian dan lagu baru setiap tahun akan sangat besar.
“Sanggar seni budaya sangat penting. Bayangkan jika kita punya 50 sanggar, kita akan memiliki potensi puluhan tarian dan lagu baru setiap tahunnya,” ujarnya.
Bodewin juga memberikan apresiasi tinggi kepada Sanggar Al-Muzaffar yang dinilai berkembang pesat. Ia berharap kesuksesan sanggar ini menjadi motivasi bagi komunitas seni lainnya untuk terus berinovasi.
Ia menilai ajang LASQI sebagai bukti nyata masyarakat mulai bekerja secara profesional. Semakin banyak kompetisi, daya saing dan kemampuan masyarakat akan semakin meningkat.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat silaturahmi dan kolaborasi. Menghadapi tantangan ke depan, pemerintah dan masyarakat harus berjalan beriringan demi kemajuan Kota Ambon.
ANTUSIAS PERSERTA TINGGI
Sementara itu, Ketua LASQI Kota Ambon, Abas Rumadan, menyebutkan antusiasme peserta audisi sangat tinggi. Tercatat sebanyak 104 peserta dari Kecamatan Sirimau dan Nusaniwe, mulai dari jenjang SD hingga SMA, turut berpartisipasi.
”

oplus_0
Kegiatan ini juga berdampak positif bagi ekonomi lokal dengan melibatkan pelaku UMKM di lokasi acara.
Ke depannya, audisi akan dilanjutkan di Kecamatan Teluk Baguala pada bulan Juni. Puncak acara direncanakan digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon dengan harapan terus melahirkan talenta baru yang mengharumkan nama daerah.
Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, Ketua TP PKK Kota, serta berbagai pimpinan organisasi perangkat daerah dan tokoh masyarakat.(MSD).












