AMBON.MASSADANEWS – Semangat kebersamaan dan kasih sayang menyelimuti Gedung Ashari Alfatah Ambon, Minggu (10/5/2026). Keluarga Besar Wattimena Satu Moyang berkumpul dalam acara Halal Bihalal, sebuah momen istimewa untuk saling memaafkan, menyatukan hati, dan merawat ikatan persaudaraan yang diwariskan leluhur sejak dulu.
Acara ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku mewakili Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, jajaran Forkopimda Provinsi dan Kota Ambon, Wakil Bupati Seram Bagian Timur, pimpinan DPRD, tokoh agama, tokoh adat, para sesepuh keluarga Wattimena, serta para undangan lainnya.
Gubernur: Wattimena Contoh Nyata Semangat “Orang Basudara”
Dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Maluku Sadali Ie, Gubernur sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, nama “Wattimena Satu Moyang” bukan sekadar nama, tapi bukti nyata bahwa semua anggota keluarga ini berasal dari satu akar, satu asal-usul.
“Nilai persatuan, hidup rukun, dan saling mengasihi yang kalian jaga ini, persis sama dengan jati diri orang Maluku: semangat Orang Basudara. Halal bihalal ini bukan seremonial biasa, tapi cara kita merawat hubungan agar tetap erat, meski terpisah jarak dan waktu,” tegas Gubernur.
Ia berharap semangat ini terus diturunkan ke anak cucu, agar generasi muda tetap bangga dan mengenal asal-usulnya. Pemerintah pun siap mendukung penuh langkah positif ini, karena persatuan keluarga adalah kunci kekuatan membangun Maluku yang damai dan sejahtera.
Panitia: Momen Saling Memaafkan dan Berbagi
Ketua Panitia, Patrick Moenandar, mengaku bersyukur acara berjalan lancar berkat kerja keras dan gotong royong seluruh keluarga. Kegiatan ini, katanya, kelanjutan semangat kebaikan yang tumbuh selama bulan Ramadan.
“Di sini kita saling memaafkan, saling menyambung silaturahmi yang mungkin sempat renggang. Kami juga berbagi kebahagiaan dengan menyerahkan santunan kepada 20 anak yatim piatu, sebagai wujud kepedulian keluarga Wattimena kepada sesama,” ujar Patrick.
Selain ramah tamah, acara juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah, dan doa bersama. Patrick menjamin semua kegiatan berjalan jujur, transparan, dan terbuka untuk semua keluarga.
Ketua Umum: Pastikan Anak Cucu Tahu “Satu Gandong, Satu Moyang”
Ketua Umum Keluarga Besar Wattimena, Purnawirawan AKBP John Wattimena, S.Sos., menegaskan Halal Bihalal ini jauh lebih penting daripada sekadar agenda tahunan.
“Tujuannya jelas: supaya keluarga yang jauh jadi dekat, yang dekat makin erat. Yang paling penting, anak cucu harus tahu dan paham—mereka semua berasal dari satu gandong, satu moyang, keluarga besar Wattimena. Jangan sampai ikatan ini putus,” tegasnya.
Tidak lupa jugaJohn berterima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang mendukung. Dan mengajak seluruh keluarga untuk terus berpegang pada satu prinsip: “Halal Bihalal Wattimena: Satu Moyang, Satu Hati, Eratkan Persaudaraan.(MSD).












