AMBON.MASSADANEWS – Komisi III DPRD Kota Ambon menilai kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih perlu ditingkatkan. Hasil rapat evaluasi pada Rabu (20/05/2026) menunjukkan rata-rata realisasi program dan kegiatan baru mencapai di bawah 30 persen.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Harry Far Far, usai bertemu dengan lima OPD mitra, yaitu Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, Bagian Umum, Bagian Protokol, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.
“Yang sudah berjalan baru kegiatan rutin saja, seperti pembayaran gaji pegawai. Sedangkan program pembangunan, pemberdayaan, dan pelayanan langsung ke masyarakat belum banyak terlaksana. Inilah yang harus menjadi perhatian utama,” tegas Harry.
Di sisi lain, Komisi III menilai baik penyelesaian piutang pihak ketiga tahun 2025 yang sudah terealisasi lebih dari 60 persen. Diharapkan seluruhnya selesai sepenuhnya pada triwulan kedua ini, agar kerja sama dengan mitra usaha tetap terjaga baik.
Ada tiga hal penting yang menjadi perhatian:
1. Ketersediaan Tenaga Kerja – Dibutuhkan tenaga ahli untuk memperlancar pengadaan barang dan jasa. Pemenuhannya akan dikoordinasikan dengan BPSDM Provinsi Maluku.
2. Layanan Darurat 112 – Damkar dan Satpol PP diapresiasi karena tanggap melayani laporan warga. Semua dinas juga diminta rajin membagikan laporan kerjanya di media sosial agar terbuka bagi publik.
3.Armada Pemadam Kebakaran – Diketahui 11 unit kendaraan yang dimiliki semuanya berasal dari bantuan hibah, bukan dibeli sendiri. Komisi III akan turun mengecek kondisinya dan mendorong penambahan jika diperlukan.
Harry menegaskan, segala kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi warga Kota Ambon harus menjadi prioritas utama agar segera selesai tepat waktu.(MM10).












