Berita  

Benteng Victoria, Aset Sejarah Kelahiran Kota Ambon, Akan Dikelola Kembali oleh Pemkot

Proses Butuh Waktu Lama Karena Melibatkan Relokasi, Anggaran Besar, dan Koordinasi dengan Berbagai Pihak

AMBON.MASSADANEWS – Pemerintah Kota Ambon merencanakan untuk mengembalikan pengelolaan Benteng Victoria sebagai aset sejarah milik daerah, dengan tujuan menjaga jejak kelahiran kota Ambon agar tidak terlupakan oleh generasi mendatang. Namun, langkah ini diperkirakan tidak bisa dilakukan secara instan karena melibatkan berbagai tahapan kompleks dan koordinasi erat dengan banyak pihak terkait.

Wakil Walikota Ambon, Ely Toisutta, menyampaikan hal tersebut kepada wartawan dalam jumpa pers di Ambon pada hari Senin (9/3/2026). Menurutnya, perjalanan panjang untuk pengelolaan ulang benteng ini tidak hanya menyangkut teknis administratif, tetapi juga melibatkan relokasi fasilitas yang saat ini berada di kawasan benteng, alokasi anggaran yang tidak sedikit, serta koordinasi dengan beberapa kementerian pusat dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Ini bukan hal yang bisa kita selesaikan dalam waktu singkat. Kita perlu merencanakan dengan matang mulai dari lokasi relokasi, menyusun anggaran yang memadai, hingga membangun komunikasi yang erat dengan berbagai pihak terkait di pusat dan daerah,” jelasnya.

Saat ini, Pemkot Ambon tengah melakukan persiapan mendalam terkait pemilihan lokasi relokasi yang tepat, sekaligus membangun komunikasi intensif dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Maluku guna mencari solusi terbaik yang sejalan dengan upaya pelestarian cagar budaya.

Toisutta menekankan bahwa Benteng Victoria bukan hanya sekadar bangunan tua, melainkan salah satu cagar budaya paling penting di Kota Ambon yang memiliki nilai sejarah tak ternilai. Menurutnya, benteng tersebut menjadi titik awal berdirinya kota Ambon sendiri.

“Dari benteng itulah lahir kota ini. Jika kita tidak segera mengambil langkah untuk mengelolanya sebagai aset daerah, sangat mungkin generasi mendatang tidak akan mengetahui bahwa di tengah kota mereka ada warisan sejarah yang luar biasa,” ucapnya dengan tegas.

 

Sebagai acuan, Pemkot Ambon juga berupaya mengikuti jejak keberhasilan daerah lain di Indonesia dalam mengelola benteng bersejarah, seperti Kota Ternate yang telah sukses mengembalikan pengelolaan beberapa benteng bersejarah di wilayahnya ke tangan pemerintah daerah dan mengembangkannya menjadi daya tarik budaya serta pendidikan sejarah. (MSD).Benteng Victoria, Aset Sejarah Kelahiran Kota Ambon, Akan Dikelola Kembali oleh Pemkot

Proses Butuh Waktu Lama Karena Melibatkan Relokasi, Anggaran Besar, dan Koordinasi dengan Berbagai Pihak

AMBON, MASSADANEWS – Pemerintah Kota Ambon merencanakan untuk mengembalikan pengelolaan Benteng Victoria sebagai aset sejarah milik daerah, dengan tujuan menjaga jejak kelahiran kota Ambon agar tidak terlupakan oleh generasi mendatang. Namun, langkah ini diperkirakan tidak bisa dilakukan secara instan karena melibatkan berbagai tahapan kompleks dan koordinasi erat dengan banyak pihak terkait.

Wakil Walikota Ambon, Ely Toisutta, menyampaikan hal tersebut kepada wartawan dalam jumpa pers di Ambon pada hari Senin (9/3/2026). Menurutnya, perjalanan panjang untuk pengelolaan ulang benteng ini tidak hanya menyangkut teknis administratif, tetapi juga melibatkan relokasi fasilitas yang saat ini berada di kawasan benteng, alokasi anggaran yang tidak sedikit, serta koordinasi dengan beberapa kementerian pusat dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Ini bukan hal yang bisa kita selesaikan dalam waktu singkat. Kita perlu merencanakan dengan matang mulai dari lokasi relokasi, menyusun anggaran yang memadai, hingga membangun komunikasi yang erat dengan berbagai pihak terkait di pusat dan daerah,” jelasnya.

Saat ini, Pemkot Ambon tengah melakukan persiapan mendalam terkait pemilihan lokasi relokasi yang tepat, sekaligus membangun komunikasi intensif dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Maluku guna mencari solusi terbaik yang sejalan dengan upaya pelestarian cagar budaya.

Toisutta menekankan bahwa Benteng Victoria bukan hanya sekadar bangunan tua, melainkan salah satu cagar budaya paling penting di Kota Ambon yang memiliki nilai sejarah tak ternilai. Menurutnya, benteng tersebut menjadi titik awal berdirinya kota Ambon sendiri.

“Dari benteng itulah lahir kota ini. Jika kita tidak segera mengambil langkah untuk mengelolanya sebagai aset daerah, sangat mungkin generasi mendatang tidak akan mengetahui bahwa di tengah kota mereka ada warisan sejarah yang luar biasa,” ucapnya dengan tegas.

Sebagai acuan, Pemkot Ambon juga berupaya mengikuti jejak keberhasilan daerah lain di Indonesia dalam mengelola benteng bersejarah, seperti Kota Ternate yang telah sukses mengembalikan pengelolaan beberapa benteng bersejarah di wilayahnya ke tangan pemerintah daerah dan mengembangkannya menjadi daya tarik budaya serta pendidikan sejarah. (MSD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *