Berita  

OJK Maluku Gelar Kick-Off Bulan Literasi Keuangan 2026, Fokus Tanamkan Pemahaman Keuangan Sejak Usia Sekolah

AMBON.MASSADANEWS – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku kembali memperkuat langkah peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai produk dan layanan jasa keuangan formal, melalui peluncuran resmi kegiatan Kick-Off Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2026.

Dengan mengusung tema “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Hidup Sejahtera Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini dilaksanakan di halaman SMP Negeri 4 Kota Ambon, pada hari Kamis, 22 Mei 2026.

Bulan Literasi Keuangan merupakan agenda tahunan yang digagas oleh OJK, dan pada tahun 2026 ini akan berlangsung sepanjang bulan Mei hingga Agustus, dengan puncak perayaan yang bertepatan dengan Hari Indonesia Menabung pada tanggal 20 Agustus. Program ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat pemahaman keuangan masyarakat, sekaligus memperkuat kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan di bidang keuangan digital yang terus berkembang pesat.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan upacara simbolis penabuhan Tifa, alat musik tradisional khas Maluku, yang dilakukan langsung oleh Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady. Beliau didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Ambon, Hendra de Fretes yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, serta seluruh pimpinan lembaga perbankan yang beroperasi di Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Hendra de Fretes menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari peluncuran Modul Ajar Literasi Keuangan untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat SMP dan MTs di Kota Ambon, yang telah dilaksanakan dua hari sebelumnya pada tanggal 20 Mei 2026. Modul tersebut nantinya akan diterapkan secara menyeluruh di seluruh sekolah menengah pertama di wilayah Kota Ambon.

“Fokus pelaksanaan BLK 2026 pada lingkungan pendidikan adalah langkah yang sangat strategis. Hal ini menjadi fondasi dalam membangun generasi muda Maluku yang memiliki wawasan keuangan yang kuat, mulai dari usia dini,” ujar Hendra.

Sementara itu, Haramain Billady menyampaikan harapannya agar para pelajar di Kota Ambon dapat memahami cara mengelola keuangan dengan baik sejak masih bersekolah, membiasakan diri untuk menabung, serta mengenal dan memanfaatkan berbagai produk dan layanan keuangan resmi yang disediakan oleh lembaga perbankan.

“Kami berharap para pelajar tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan mengelola keuangan, menabung secara rutin, dan memanfaatkan layanan keuangan formal dengan bijak,” tambah Haramain.

Selama rangkaian kegiatan Bulan Literasi Keuangan 2026, OJK akan menghadirkan berbagai program edukasi, antara lain:

– Seri Literasi Keuangan: Terdiri dari webinar, siaran podcast, diskusi umum, kelas pembelajaran, hingga pelatihan mendalam yang melibatkan seluruh lembaga jasa keuangan.
– Kampanye Literasi Keuangan: Penyebaran informasi dan edukasi melalui berbagai platform media sosial, dengan dukungan dari kementerian, lembaga pemerintah, pelaku usaha jasa keuangan, dan asosiasi terkait.
– Penghargaan Literasi Keuangan 2026: Bentuk apresiasi bagi lembaga jasa keuangan, pemerintah daerah, maupun kelompok masyarakat yang berperan aktif dalam menyelenggarakan program edukasi keuangan.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh para pimpinan lembaga perbankan, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Ambon, tenaga pendidik, serta ratusan siswa dan siswi SMP Negeri 4 Kota Ambon.

Melalui kerja sama yang erat antara OJK, instansi pendidikan, dan sektor perbankan, diharapkan generasi muda di Kota Ambon dapat tumbuh menjadi individu yang cerdas dalam mengelola keuangan, serta siap berkontribusi dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas tahun 2045.(MSD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *