PlAMBON.MASSADANEWS – Proses pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku periode 2025-2027 berlangsung khidmat di Aula Gedung DPRD Provinsi Maluku, Selasa (28/04/2026).
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari unsur Forkopimda, Polda Maluku, Pemerintah kota Ambon, Kodam XVI/Pattimura, anggota DPRD, Pemerintah Kota Ambon, pimpinan organisasi Cipayung, hingga tokoh alumni GMNI.
Dalam kesempatan ini, Ir. Sadali Ie, M.Si. selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku hadir mewakili Gubernur Maluku. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas peran GMNI sebagai agen perubahan.
Sadali menyoroti tiga isu besar yang harus menjadi perhatian bersama dalam pembangunan daerah, yaitu:
1. Konektivitas Antar-Pulau
2. Hilirisasi Perikanan
3. Proyek Strategis Nasional, termasuk pengawalan proyek gas Masela agar benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk konsolidasi gerakan.
“Kader GMNI ditantang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga hadir sebagai kekuatan moral di era disrupsi informasi. Bersikaplah kritis namun santun, idealis namun tetap realistis,” ujarnya menyampaikan pesan Gubernur.
Ia juga mengingatkan pentingnya organisasi mahasiswa untuk mengawal isu-isu strategis seperti kelautan, penanganan stunting, serta menjaga sumber daya alam agar tidak dieksploitasi semena-mena.
Acara ini juga dirangkaikan dengan pembukaan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) Tahun 2026.
DPD GMNI Maluku Periode 2025-2027 resmi dikukuhkan berdasarkan SK Nomor: 244/SK/DPP.GMNI/V/2025 dengan susunan pengurus inti:
– Ketua: Alberthus Y.R. Pormes
– Sekretaris: John Lenon Solissa
– Bendahara: Wiwin Mahmia Ohoibor.(MSD).












