Sah Secara Agama Belum Cukup, Legalitas Negara Jadi Jaminan Masa Depan Keluarga

Oplus_131072

AMBON.MASSADANEWS – Empat belas pasangan resmi mengikat janji suci lewat pernikahan massal yang digelar di lingkungan Gereja Santa Maria Bintang Laut, Ambon, Sabtu (20/6/2026). Ketua TP PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, menyambut baik kegiatan ini seraya mengingatkan satu hal penting: keabsahan di hadapan Tuhan harus dilengkapi dengan kepastian hukum dari negara.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak paroki yang memfasilitasi sakramen pernikahan bagi pasangan yang telah menantikan momen ini. Menurutnya, ikatan suci ini adalah fondasi utama membangun rumah tangga yang kuat, namun belum lengkap tanpa pencatatan resmi.

“Pernikahan adalah penyatuan seumur hidup yang dimuliakan dalam iman. Tapi di tengah kehidupan bermasyarakat, kita juga butuh jaminan hukum agar hak dan kewajiban seluruh anggota keluarga terlindungi,” jelasnya.

Lisa menegaskan, dokumen pencatatan pernikahan berperan besar melindungi pasangan dan terutama anak-anak yang lahir dari ikatan tersebut. Dengan status hukum yang jelas, akses ke layanan kependudukan, pendidikan, kesehatan, hingga hak-hak sosial lainnya dapat diperoleh dengan mudah tanpa hambatan.

“Masa depan anak sangat bergantung pada kelengkapan administrasi keluarga. Jangan biarkan kesempatan mereka terhambat hanya karena pernikahan belum tercatat secara resmi,” tegasnya.

Selain urusan dokumen, ia juga mengajak para pasangan baru untuk membangun ketahanan keluarga sejak hari pertama. Mulai dari pola pengasuhan yang baik, pemenuhan gizi seimbang, hingga upaya mencegah risiko stunting sejak dini. Keluarga yang harmonis dan sehat, kata dia, akan melahirkan generasi yang tangguh dan berkualitas.

Ke depan, TP PKK Kota Ambon akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai lembaga untuk memberikan penyuluhan, mendata keluarga yang belum memiliki dokumen lengkap, serta mendorong program pencegahan pernikahan dini dan penguatan peran orang tua dalam mendidik anak.

Mengakhiri sambutannya, Lisa mengucapkan selamat kepada seluruh pasangan. Ia berpesan agar rumah tangga yang baru dibangun senantiasa diisi rasa saling menghargai, saling mengampuni, dan menjadikan Tuhan sebagai pusat setiap langkah kehidupan.

“Semoga ikatan ini senantiasa diberkahi kedamaian, kesehatan, dan rezeki yang cukup, sehingga menjadi keluarga yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar,” pungkasnya.(MSD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *