DPRD Ambon Desak Penyelesaian Tuntas Konflik Hunuth–Hitu

Oplus_0

MassadaNews, Ambon – Konflik antarwarga kembali mengguncang Ambon pada Selasa, 19 Agustus 2025, setelah pertikaian pelajar di SMK Negeri 3 Waiheru menewaskan seorang siswa asal Hitu. Amarah masyarakat meluas hingga ke Desa Hunuth, mengakibatkan 24 rumah terbakar dan ratusan warga mengungsi.

Ketua DPRD Kota Ambon, Mourits Tamaela, menilai peristiwa ini harus ditangani secara menyeluruh dengan melibatkan Pemkot Ambon dan Pemkab Maluku Tengah. Ia menegaskan keadilan harus ditegakkan setara, baik terhadap pelaku penikaman maupun pembakaran rumah.

DPRD juga mengusulkan pembangunan pos jaga permanen di kawasan Hunuth untuk mencegah konflik berulang. Menurutnya, perdamaian hanya dapat dicapai lewat dialog, kebijakan adil, dan kebersamaan seluruh pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *