Berita  

Festival Ramadan 1447 Hijriah Ambon Dibuka, Wali Kota: Persatuan Jadi Modal Utama Bangun Kota

Oplus_131072

AMBON.MASSADANEWS – Meriahkan bulan suci Ramadan dan memperkuat tali persaudaraan antarumat beragama, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena secara resmi membuka Festival Ramadan 1447 Hijriah pada malam Jumat (20/2/2026) di halaman depan Masjid Raya Al-Fatah. Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting ini juga menjadi bagian dari peringatan satu tahun masa kepemimpinan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Hadir dalam pembukaan festival tersebut Wakil Wali Kota Ely Toisutta, Sekretaris Kota Robby Sapulette, Ketua TP-PKK Kota Lisa Wattimena, Ketua DPRD Kota Morits Tamaela, Sekretaris DPRD Kota Alfian Lewenussa, Wakapolresta Ambon & Pulau-Pulau Lease AKBP Nur Rahman, jajaran OPD, serta undangan dari berbagai elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, pelaku UMKM, hingga perwakilan pemuda.

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Wali Kota mengajak seluruh warga untuk bersyukur atas berkah yang memungkinkan kegiatan ini berjalan dengan sukses dalam suasana sederhana namun sarat akan makna.

“Ini bukan hanya sekadar festival, melainkan momen emas bagi kita semua untuk mempererat silaturahmi dan menguatkan nilai-nilai kebaikan yang telah menjadi ciri khas masyarakat Ambon,” ungkapnya dengan nada penuh semangat.

Wali Kota juga mengungkapkan visi besarnya bersama Wakil Wali Kota untuk mengubah wajah Ambon dalam lima tahun ke depan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya sebatas fisik seperti jalan dan gedung, tetapi lebih mendasar pada pembangunan karakter dan spiritualitas masyarakat.

“Yang paling utama adalah kita bangun karakter dan spiritualitas yang kuat, agar menjadi kekuatan bersama dalam menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama. Setiap umat beragama harus bisa menjalankan ibadahnya dengan tenang dan khusyuk,” tegasnya dengan tegas.

Menunjukkan komitmen pada inklusivitas, Wali Kota menyampaikan bahwa Pemkot Ambon secara konsisten mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan budaya sepanjang tahun. Tahun ini, setelah sukses menggelar Festival Imlek dan Festival Teluk Ambon yang mengangkat kearifan lokal, pihaknya akan terus mendukung pelaksanaan pawai ogoh-ogoh untuk umat Hindu, perayaan Waisak bagi umat Buddha, serta rangkaian kegiatan keagamaan umat Katolik.

“Semua ini bukti bahwa Pemerintah Kota Ambon ada untuk semua orang  tanpa memandang agama, suku, atau latar belakang. Kita satu keluarga besar di tanah Ambon,” jelasnya penuh semangat.

Menjadi bagian dari peringatan satu tahun kepemimpinan, hari yang sama juga diisi dengan serangkaian kegiatan bermanfaat seperti apel pagi bersama ASN, gotong royong membersihkan pantai, dan pembagian sembako kepada para penyapu jalan serta petugas kebersihan yang telah berjasa menjaga kebersihan kota.

“Kita tidak ingin merayakan dengan kemewahan, melainkan dengan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Baik untuk pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi di festival, petugas kebersihan yang bekerja keras, maupun umat Islam yang menjalankan ibadah puasa,” paparnya.

Mengakui bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, Wali Kota tetap optimis bahwa dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pembangunan di tahun-tahun mendatang akan memberikan dampak yang lebih luas dan dirasakan oleh semua warga.

“Kebersamaan adalah modal utama kita untuk membangun Ambon menjadi kota yang lebih maju, damai, dan sejahtera,” tandasnya.

Pada akhir sambutannya, Wali Kota berharap Festival Ramadan 1447 Hijriah dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk semakin meningkatkan ketakwaan, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan hidup rukun sebagai saudara dengan seluruh umat beragama lainnya. Ia mengajak semua orang untuk terus menjaga semangat persatuan dan toleransi agar Ambon terus berkembang menjadi kota yang lebih baik. (MSD).Festival Ramadan 1447 Hijriah Ambon Dibuka, Wali Kota: Persatuan Jadi Modal Utama Bangun Kota Ambon.(MSD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *