AMBON.MASSADANEWS – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Yapono menegaskan komitmennya dalam pelayanan sosial dan pemenuhan akses air bersih bagi seluruh warga Kota Ambon, termasuk anak-anak yatim dan panti asuhan. Komitmen tersebut ditegaskan Direktur Perumda Tirta Yapono, “Ir. Pieter Saimima, M.Si”, usai ibadah perayaan Natal keluarga besar Perumda Tirta Yapono bersama anak-anak yatim di Gereja Bethania Batu Meja, Ambon, Kamis (19/12/2025).
Menurut Pieter, perayaan Natal bersama anak-anak yatim bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata panggilan iman dan tanggung jawab sosial perusahaan. Ia menegaskan bahwa ajaran agama mengingatkan setiap insan untuk berbagi dengan sesama, terutama kepada janda dan anak-anak yatim, yang juga memiliki hak atas harta dan berkat yang dimiliki.
“Melakukan Natal bersama anak-anak yatim adalah komitmen kita untuk melayani. Ketika kita melayani masyarakat dengan air bersih, kita juga tidak melupakan mereka. Apa yang ada pada kita, termasuk perusahaan ini, adalah bagian dari hak ibu janda dan anak-anak yatim,” ujar Pieter.
Dalam kegiatan tersebut, Perumda Tirta Yapono mengundang sekitar 130 orang yang terdiri dari kurang lebih 120 anak panti asuhan dan 10 pengasuh.
Selain perayaan Natal, perusahaan juga telah lebih dahulu menyalurkan bantuan sembako ke sejumlah panti asuhan menjelang Natal. Hal serupa, lanjut Pieter, akan dilakukan menjelang Hari Raya Idulfitri bagi anak-anak yatim dari komunitas Muslim.
“Kami ingin perusahaan ini menjadi berkat bagi semua orang di kota ini. Ketika perusahaan diberkati, maka kita juga harus menjadi berkat bagi yang lain,” katanya.
Pieter juga menyoroti persoalan serius terkait keterbatasan akses air bersih di salah satu panti asuhan di wilayah Ahuru.
Ia menjelaskan bahwa meski sumber air tersedia, kualitas air yang diterima masih becek dan berlumpur. Hal tersebut telah ia komunikasikan kepada Wali Kota Ambon dan berharap dapat ditindaklanjuti.
“Saya yakin di tahun 2026 mereka sudah bisa mendapatkan air bersih sesuai kebutuhan. Program akses air bersih bukan hanya untuk masyarakat berkeluarga, tetapi juga panti-panti asuhan. Itu adalah hak asasi mereka,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pieter menyampaikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Ambon yang memberikan perhatian besar terhadap Perumda Tirta Yapono sebagai aset milik pemerintah kota. Ia menyebut dukungan tersebut diwujudkan melalui peningkatan permodalan dan kebijakan strategis lainnya, dengan prioritas utama pada pemenuhan akses air bersih.
“Pak Wali sangat konsen. Beliau meyakini bahwa apa pun yang dibangun di kota ini tidak akan berarti jika kebutuhan air bersih masyarakat tidak terpenuhi,” ungkapnya.
Terkait pengembangan layanan, Pieter memaparkan bahwa Perumda Tirta Yapono terus menyelesaikan berbagai persoalan air bersih, khususnya di wilayah perbukitan. Beberapa kawasan seperti Halong Baru, waimahu tahola di Paso, Kuda Mati Atas, Kezia, hingga ponegoro Atas menjadi fokus penyelesaian secara bertahap. Ia menargetkan sejumlah wilayah tersebut dapat terlayani optimal setelah peresmian program oleh Wali Kota dalam waktu dekat.
“Dengan kepercayaan dari Pak Wali Kota, Perumda Tirta Yapono akan berusaha maksimal menjawab kebutuhan air bersih masyarakat, satu per satu,” pungkas Pieter.
Perayaan Natal ini menjadi penegasan bahwa Perumda Tirta Yapono tidak hanya berorientasi pada pelayanan teknis air minum, tetapi juga hadir sebagai institusi yang peduli, inklusif, dan berkomitmen pada nilai-nilai kemanusiaan di Kota Ambon.(LD).












