Berita  

Wali Kota Ambon Ajak ASN Tingkatkan Kontribusi Zakat, Canangkan Gerakan Lingkungan “TAMBAHAN” dan Dukung Program Nasional Strategis

AMBON.MASSADANEWS – Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam memperkuat budaya zakat, mendukung sejumlah program strategis nasional, serta meluncurkan gerakan lingkungan bernama “TAMBAHAN” saat memimpin Apel Pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan Piagam Penghargaan Baznas Kota Ambon Awards 2026.

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 WIT di Lapangan Apel gedung Balai Kota Ambon pada Rabu (18/02/2026) dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Kota Ambon, para pimpinan Otonomi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ambon, pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Ambon, para kepala sekolah, pelajar, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkot Ambon.

Dalam sambutannya, Wattimena menekankan bahwa zakat, infak, dan sedekah merupakan wujud keikhlasan berbagi yang menjadi tanggung jawab moral setiap umat beragama yang memiliki kekayaan sesuai dengan ketentuan ajaran agama masing-masing.

“Setiap nikmat dan rejeki yang kita terima dalam hidup, di dalamnya selalu terdapat hak orang lain yang membutuhkan. Karena itu, memberi bukanlah bentuk paksaan, melainkan panggilan iman untuk menyebarkan kebaikan,” ungkap Wattimena.

Walikota mengapresiasi capaian peningkatan jumlah pengumpulan zakat di Kota Ambon dari waktu ke waktu. Menurutnya, penghargaan Baznas Award 2026 yang diberikan kepada berbagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ)  baik yang berbasis pemerintah maupun mandiri  bukan hanya sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi mereka, tetapi juga untuk memotivasi seluruh ASN, khususnya yang beragama Islam, untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat secara sukarela dan terencana.

Selain mengenai zakat, Wali Kota juga menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional terkait pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap program strategis nasional. Di antaranya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, Sekolah Garuda, serta Gerakan Asri.

Untuk menindaklanjuti arahan tersebut sekaligus memperkuat pembangunan lingkungan hidup, Pemkot Ambon akan meluncurkan gerakan lingkungan bernama “TAMBAHAN” yang merupakan akronim dari Bersih, Asri, Hijau, dan Nyaman. Peluncuran gerakan ini direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Sampah Nasional yang akan datang.

Melalui gerakan TAMBAHAN, seluruh instansi pemerintah dan badan usaha di sektor swasta di Kota Ambon akan diminta menetapkan satu hari dalam seminggu  baik pada hari Jumat atau Sabtu  untuk melakukan kerja bakti bersama yang fokus pada pembersihan lingkungan kantor serta area sekitarnya.

Selain itu, Pemkot Ambon juga menetapkan target penanaman vegetasi sebanyak 5.000 pohon gadihu (tanaman endemik khas Maluku) dan 5.000 pohon produktif selama empat tahun masa kepemimpinan saat ini.

“Kita memiliki visi agar Kota Ambon terlihat lebih bersih, asri, hijau, dan nyaman untuk dihuni serta dikunjungi. Pohon yang akan kita tanam tidak hanya bertujuan untuk memperindah lingkungan, tetapi juga diharapkan bersifat produktif dan dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Wattimena mengajak seluruh warga Kota Ambon untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban, terutama menjelang dan selama berlangsungnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah yang pada tahun ini berdekatan dengan perayaan Imlek. Ia menilai bahwa kedua momentum tersebut menjadi refleksi nyata tentang kehidupan beragama dan toleransi yang kuat di Kota Ambon.

“Kita memang berbeda dalam keyakinan dan budaya, tetapi perbedaan tersebut bukanlah alasan untuk memisahkan diri satu sama lain. Justru hal itu menjadi kekuatan yang membuat kita mampu saling menghargai dan hidup berdampingan dalam semangat persaudaraan yang erat,” tandasnya.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa Pemkot Ambon telah melakukan penghiasan di sejumlah sudut kota dengan ornamen bernuansa Islami sebagai bentuk dukungan dan penghormatan kepada umat Muslim yang akan menjalankan ibadah puasa. Pada kesempatan yang sama, ia mengimbau seluruh ASN dan masyarakat untuk tetap menjaga suasana kondusif demi kenyamanan bersama selama periode perayaan kedua hari besar tersebut.(MSD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *