MassadaNews, Ambon – Pada 23 Agustus 2025, Anggota DPR RI Komisi V Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, menyoroti konflik yang melibatkan warga Hunuth dan Hitu hingga menelan korban jiwa serta membakar puluhan rumah. Menurutnya, insiden itu berawal dari tawuran pelajar yang melebar menjadi kerusuhan, bukan konflik sosial yang terstruktur.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur yang diperjuangkan di pusat seperti jalan, jembatan, dan kapal tidak akan bermakna jika masyarakat masih terpecah. Karena itu, pendidikan karakter, pengendalian emosi, serta penegakan hukum harus diperkuat agar generasi muda tidak terbiasa menyelesaikan masalah dengan kekerasan.
Dalam kunjungannya bersama Anggota Komisi X DPR RI Mercy Chriesty Barends, Saadiah juga menyerahkan bantuan kepada korban sekaligus berdialog dengan masyarakat dan aparat desa. Keduanya mengajak warga untuk menjaga perdamaian dan memastikan konflik kecil tidak berkembang menjadi perpecahan besar di Maluku.












