Wujudkan Lingkungan Inklusif, SDN 64 Ambon Raih Sertifikat Sekolah Ramah Anak dari KemenPPPA

Oplus_131072

AMBON.MASSADANEWS – SD Negeri 64 Ambon menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih Sertifikat Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) Tahun 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia.

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas keberhasilan SDN 64 Ambon dalam memenuhi seluruh parameter wajib pengembangan SRA. Hal ini meliputi implementasi kebijakan anti-kekerasan, partisipasi aktif siswa dalam pengambilan keputusan, hingga ketersediaan sarana belajar yang sehat, aman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.

Sertifikat bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, kepada Kepala SDN 64 Ambon, Sri Luluk Agustiningsih, di sela-sela apel pagi di Balai Kota Ambon, Senin (9/2/2026).

Kepala SDN 64 Ambon, Sri Luluk Agustiningsih, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kolaborasi erat antara pihak sekolah, orang tua, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Sertifikat SRA ini bukan sekadar simbol penghargaan, melainkan amanah besar bagi kami untuk konsisten memastikan sekolah menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak tanpa diskriminasi,” ujar Sri Luluk kepada awak media usai seremoni.

Ia menambahkan, prinsip Sekolah Ramah Anak telah menjadi fondasi budaya di SDN 64 Ambon. Fokus utama sekolah kini adalah memperkuat upaya pencegahan perundungan (bullying), menjamin pemenuhan hak anak, serta mensinergikan peran guru dan orang tua dalam ekosistem pendidikan.

Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian tersebut. Ia menekankan bahwa substansi sekolah ramah anak terletak pada cara sekolah memfasilitasi kebutuhan siswa secara manusiawi dan bermartabat.

“Kita berharap prestasi SDN 64 Ambon ini menjadi pemantik bagi seluruh sekolah di Kota Ambon, mulai dari jenjang PAUD hingga SMP, untuk bertransformasi menjadi lingkungan yang ramah bagi semua anak, termasuk bagi mereka yang menyandang disabilitas,” harap Wattimena.

Keberhasilan ini menempatkan SDN 64 Ambon sebagai salah satu rujukan utama satuan pendidikan di Provinsi Maluku dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang protektif dan suportif terhadap tumbuh kembang anak secara optimal.(MSD).

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *