SEKDA MALUKU: OI DAN OKP HARUS JADI GARDA TERDEPAN JAGA PERSATUAN BUMI MALUKU

AMBON, MASSADANEWS – Sejumlah organisasi keagamaan dan kemasyarakatan politik Islam Maluku mengajukan usulan buka puasa bersama dengan pemerintah daerah, yang langsung mendapat tanggapan positif dari Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Sadali Ie.

Di antaranya adalah Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Maluku, Dewan Masjid Indonesia (DMI), BKPRMI, serta sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Politik (OKP) Islam lainnya yang menginginkan silaturahmi bersama pemerintah menjelang akhir bulan Ramadan. Kegiatan buka puasa pun terlaksana di rumah dinas Sekda.

“Sesuai usulan dari organisasi keagamaan Islam dan OKP, kita gelar acara ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi. Lebih dari itu, ini menjadi momentum untuk memperkuat peran mereka dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika yang berkembang, termasuk isu geopolitik yang berpotensi memengaruhi kehidupan bermasyarakat,” ujar Sadali Ie.

Sekda juga menyampaikan harapan pemerintah bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath terkait pentingnya persaudaraan yang melampaui batasan agama, suku, dan budaya. “Persaudaraan tidak boleh hanya sebatas sesama Muslim. Kita harus menjawab segala perbedaan dengan menjalin hubungan yang erat dengan tetangga yang berbeda keyakinan, sekampung, seprovinsi, hingga sebangsa,” tegasnya.

Menjelang Idul Fitri, ia mengingatkan esensi bulan Ramadan yang mengajak semua orang kembali kepada fitrah yang bersih dan suci. “Kita diimbau untuk menjauhi segala hal yang dapat merusak persatuan dan keharmonisan. Kembali ke fitrah yang baik adalah kunci agar kita tetap bersatu,” pinta dia.

Organisasi Islam dan OKP bahkan seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadi garda terdepan dalam menanggulangi informasi negatif yang dapat memicu perpecahan. Semua pihak diminta untuk bersama-sama menyatukan langkah dalam menjaga persatuan dan kesatuan di bumi Maluku, tanah raja-raja yang dikenal dengan nilai toleransinya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh penghayatan, dengan tauziah yang disampaikan memberikan hikmah berharga untuk dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Semua hadirin sepakat bahwa nilai-nilai toleransi dan persaudaraan seperti ini harus terus dijaga dan diperkuat. (MSD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *